Usahakanlantai kandang diberi penampung, sehingga kotoran dan sejenisnya dapat jatuh kedalam penampungnya. Dengan begitu, kandang kelinci tetap bersih. Berikan ruang gerak di dalam kandang kelinci anggoranya. Pada dasarnya, kelinci adalah hewan yang lincah. Jika kelinci kekurangan tempat untuk bergerak, mereka cenderung stress dan cepat mati.
JenisKandang Individu Umbaran Beranak. (1993) dalam Safitri (2011), suhu untuk sapi antara 18 sampai 26 o C, walaupun banyak daerah yang memiliki iklim yang cocok untuk peternakan, baik untuk bangsa-bangsa sapi lokal (tropis) maupun sapi impor dari luar negeri. Faktor iklim yakni suhu lingkungan yang tinggi dapat menurunkan feed intake dan
Pilihlahjenis bebek yang paling cocok dibudidayakan di lingkungan dulur, dan tentunya mudah untuk didapatkan juga. Persyaratan temperatur kandang untuk bebek petelur adalah ± 39 o C. Sedangkan kelembaban kandang berkisar antara 60-65%. Usahakan agar kelembaban kandang tidak terlalu tinggi, untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur
1 Lumbricus. Cacing ini berbentuk pipih dengan jumlah segmen sekitar 90-195 dan klitelum yang terletak pada segmen 27-32. Jenis ini sering kalah bersaing dengan jenis lain sehingga tubuhnya lebih kecil. Namun bila diternakkan, besar tubuhnya bisa menyamai atau melebihi jenis lain. 2. Pheretima. Cacing ini bersegmen sampai 95-150 segmen.
Banyakbahan dasar yang digunakan untuk pembuatan kandang. Untuk kelinci kesayangan anda. Sebaiknya pilih kandang yang menggunakan jaring kawat dengan yang sederhana. Tidak banyak rajutan kawat dan sebisa mungkin ujung kawat kandang cukup aman dari jangkauan kelinci. Lantai Kandang Bagian bawah kandang harus memenuhi beebrapa kriteria tertentu.
10Rekomendasi kandang kelinci portable terbaik Berikutnya, kami akan memberikan daftar rekomenadsi sepuluh kandang kelinci portable terbaik. Pilihlah sesuai dengan preferensi Anda. 10 Pet Cargo 3 in 1 Mulai dari Rp 169.000,00 Lihat produk ini di Shopee Lihat produk ini di Lazada Lihat produk ini di Bukalapak
kCBO.
Dewasa ini, budidaya kelinci mulai banyak dilakoni lantaran memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Apalagi dengan karakteristik kelinci yang memang mudah dijinakkan, mudah beradaptasi di lingkungan yang baru, serta cepat berkembang biak. Secara umum, hewan imut ini terbagi ke dalam 2 kelompok, yakni kelinci hias dan kelinci budidaya. Kelinci budidaya sendiri diartikan sebagai salah satu jenis kelinci yang di budidayakan untuk dikonsumsi dagingnya atau diambil kulit dan bulunya. Sementara kelinci hias ialah jenis kelinci yang diperuntukkan sebagai hewan peliharaan. Ada 3 fokus utama dalam kegiatan ternak kelinci, yaitu berorientasi pada daging, kulit, atau bulu. Seperti yang kita ketahui, tiap-tiap jenis kelinci memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Ada yang unggul dalam hal pertumbuhan daging, kualitas kulit, dan bahkan produksi bulu/woll. Lebih detailnya, berikut merupakan jenis kelinci budidaya yang kerap diternakkan di Indonesia sesuai dengan peruntukannya. Kelinci Pedaging New Zealand White dan Flemish Satin dan atau woll Angora. Baca Juga Aturan Penting dalam Cara Merawat Bayi Kelinci Panduan Cara Budidaya Kelinci Berikut merupakan langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam proses pembudidayaan kelinci. Go check these out! 1. Persiapan Kandang Sumber Pada dasarnya, terdapat 2 tipe kandang untuk ternak kelinci, yakni sistem terbuka dan tertutup. Kandang sistem terbuka umumnya berupa lahan yang dikelilingi pagar. Kelinci ternak akan dibiarkan bebas berkeliaran di area itu. Di dalam area kandang akan disediakan tempat untuk beristirahat dan berteduh. Sayangnya, jenis kandang ini hanya bisa dilakukan di daerah pedesaan dengan area lahan yang luas. Sementara itu, kandang tertutup lebih cocok untuk bisnis ternak kelinci intensif. Mengingat bentuk bangunannya yang dibatasi dengan lantai, dinding, dan atap. Kandang sistem tertutup dibagi lagi menjadi 2 tipe, ialah tipe baterai dan tipe postal. Dimana tipe baterai merupakan kandang yang didesain untuk mewadahi 1 ekor kelinci di setiap kandangnya. Sebaliknya, kandang tipe postal mampu menampung beberapa ekor kelinci sekaligus. Peternak dapat menyesuaikan tipe kandang sesuai dengan tujuan budidaya dan budget yang dimilikinya. 2. Pemilihan Induk Kelinci Budidaya Pemilihan bibit bakal indukan harus dilakukan dengan cermat. Sebab, bibit memegang kunci utama atas berhasil atau tidaknya usaha ternak kelinci. Sebagai gambaran, di bawah ini merupakan beberapa kiat yang bisa digunakan untuk memilih bibit ternak kelinci potong Memiliki bobot minimum 4-5 kg untuk kelinci betina dan 3-5 kg untuk kelinci riwayat kesehatan yang baik atau merupakan keturunan dari kelinci-kelinci yang mampu menghasilkan banyak anak dalam sekali punggung yang tidak pinggul bulat bulu yang bersih, terutama pada area sekitar kelamin mata yang cerah, tidak terlihat lesu ataupun mengantuk. Baca Juga Sudah Tahu Cara Merawat Kelinci dengan Benar? Cek Di sini 3. Pemberian Pakan Sumber Jenis pakan yang disarankan untuk kelinci ternak adalah hijauan, konsentrat, dan vitamin. Beberapa hijauan yang digemari kelinci antara lain limbah sayuran seperti daun singkong, lobak, wortel, dan sawi. Serta jenis rerumputan dan daun-daunan dari tanaman jagung, pepaya, dan kacang tanah. Agar pertumbuhannya makin optimal, peternak dapat memberikan konsentrat berupa pelet buatan pabrik. Biasanya, produk konsentrat telah memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan hewan ternak. Memang, biaya pemberian pelet akan memakan biaya yang cukup mahal, namun ketersediaan dan kontinuitasnya akan lebih terjamin. Hal tersebut sangat dibutuhkan bagi para pelaku usaha ternak kelinci intensif. Secara garis besar, total kebutuhan pakan untuk kelinci ternak mencapai 4-5% dari bobot tubuhnya per hari. Kelinci muda dengan usia di bawah 4 bulan membutuhkan hijauan sebanyak 20% dari total pakannya. Sedangkan kelinci dewasa lebih dari 4 bulan memerlukan 60% hijauan dari total pakannya. Ada baiknya untuk memisahkan waktu pemberian pakan hijauan dengan konsentrat. Misalnya saja, pakan hijauan akan diberikan pada jam maka konsentrat bisa diberikan pada pagi harinya sekitar jam 4. Mengawinkan Kelinci Tingkat kelahiran menjadi salah satu parameter untuk melihat tingkat produktivitas kelinci ternak. Kelinci biasanya siap untuk dikawinkan saat usianya 6-12 bulan, tergantung jenis rasnya. Kelinci betina yang siap melahirkan, secara alamiah akan menunjukkan beberapa tanda birahi seperti Sering menggosok-gosokkan dagunya pada kelinci lain atau objek lain di gelisah, tingkah lakunya seakan sedang mencari-cari vulva berwarna kemerahan dan sedikit basah. Proses mengawinkan kelinci ternak bisa dilangsungkan dengan 2 cara, yaitu secara berpasangan atau berkelompok. Perkawinan secara berpasangan dilakukan dengan memasukkan 1 indukan betina dan 1 indukan jantan ke dalam kandang yang sama. Saat masa perkawinan berlangsung, amati pergerakan kedua kelinci, apakah terjadi perkawinan atau tidak. Bila tidak, besar kemungkinannya mereka tidak cocok. Pada tahap ini, segera ganti indukan pejantan dengan yang lain. Sedangkan pengawinan secara berkelompok bisa dilakukan dengan memasukkan sejumlah indukan jantan dan betina ke dalam 1 area. Umumnya, 1 kelinci pejantan mampu mengawini 5-10 kelinci betina. Berikut adalah beberapa hal umum yang perlu diketahui dalam mengawinkan kelinci ternak Masa birahi kelinci akan berlangsung selama kurang lebih 11-15 mulai siap dikawinkan saat usianya menginjak 6 bulan, tergantung jenis masa birahi satu ke masa birahi selanjutnya, akan ada tenggat sekitar 2 kehamilan kelinci ternak berlangsung selama 28-35 hari, tergantung jenis betina bisa dibuahi lagi/subur kembali setelah 2 minggu berlalu, terhitung sejak kelinci melahirkan menyusui kelinci dapat berlangsung selama 8 minggu. Dimana 15-20 hari pertamanya akan menjadi masa penyusuan eksklusif. Setelah itu, anakan kelinci akan mulai diberi hijauan sambil tetap anak yang bisa dilahirkan dalam 1 kali kelahiran adalah 4-12 dapat mengalami 5 kali kehamilan dalam 1 produktivitas terbaik akan berlangsung selama 1-3 tahun. Jika kurang atau lebih dari itu, biasanya kuantitas dan kualitas anakan kelinci mengalami penurunan. Baca Juga Biar Ga Gampang Sakit, Yuk Kenali Cara Merawat Kelinci Anggora 5. Proses Pemanenan Sumber Sebenarnya, tidak ada patokan pasti kapan kelinci budidaya bisa dipanen. Sebagaimana kita tahu, pasar kelinci saat ini tidak semasif jenis ternak pedaging lain seperti sapi, kambing, atau unggas. Kelinci umumnya dijual anakannya sebagai hewan peliharaan. Jika demikian, sebaiknya penjualan anakan kelinci dilakukan setelah usianya di atas 2 bulan, atau setelah masa penyusuannya berakhir. Karena anakan yang terlalu muda dikhawatirkan tidak mampu bertahan bila dipisahkan dari induknya. Sedangkan untuk kelinci pedaging, proses pemanenan dapat dilangsungkan setelah kelinci berusia 3,5 bulan atau telah memiliki bobot antara 2-3 kg. Kelinci memang menjadi salah satu opsi terbaik untuk dibudidayakan. Terlebih, peminatnya disetiap tahun terus mengalami peningkatan. Melihat prospeknya yang cukup cerah, banyak orang Indonesia berbondong-bondong untuk mulai menekuni budidaya kelinci sebagai lini usahanya. Itung-itung untuk investasi lah! Cukup menarik ya? Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.
Sumber Pixabay/David MarkSama seperti hewan peliharaan lain, perawatan kelinci juga perlu dilakukan dengan baik. Apalagi, hewan peliharaan dengan bulu yang halus ini bisa menjadi teman baik yang menghibur kita di kala lelah menjalani hari yang kandang dan tempat tidur, makanan kelinci juga perlu diperhatikan. Hal ini bertujan agar mereka bisa tumbuh besar dan kuat. Lantas, Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Merawat Kelinci?Melansir dari beberapa sumber, berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan dalam merawat kelinci dengan Kandang yang LuasKelinci membutuhkan tempat tinggal berupa kandang yang luas. Usahakan untuk memilih kandang yang memiliki penutup atau atap tertutup di atasnya agar mereka bisa terlindung dari sinar matahari dan air hujan. Menurut The Spruce Pets, kandang kelinci setidaknya harus empat kali lebih luas dari ukuran kelincinya. Lalu, letakkan kandang di bagian teras atau dalam rumah agar kelinci tidak mudah kedinginan atau kepanasan. Nah, kamu juga bisa memilih kandang yang memiliki dua lantai dengan tangga agar mereka bisa bermain, seperti di bawah Kandang Kelinci Grand Lodge 120 Plus – Abu AbuBeli di siniFerplast Kandang Kelinci Rabbit 100 – Abu AbuBeli di sini 2. Tempat TidurSelain kandang, kelinci juga membutuhkan tempat tidur yang empuk agar mereka bisa tidur dengan nyenyak. Kamu dapat membeli tempat tidur dari bahan polyester yang lembut dan awet. Namun, pastikan kamu selalu rutin membersihkan tempat tidur berbahan kain ini agar tidak mudah kotor dan bau. Berikut pilihan tempat tidur untuk kelinci kesayangan kamu di CmBeli di siniPawise Tempat Tidur Hewan 3 In 1Beli di sini3. Kotak makananLetakkan makanan kelinci di sebuah kotak yang berbahan agak berat agar tidak mudah dimainkan. Soalnya, kelinci suka memainkan barang-barang yang ada di sekitarnya. Jika kotak makan terlalu ringan, kemungkinan makanan di dalamnya bisa mudah tumpah. Ini dia rekomendasi tempat makanan kelinci yang bisa kamu Tempat Makan Binatang Stand Cm – HitamBeli di siniAll For Paws Tempat Makan BinatangBeli di sini4. Tempat KotoranIsilah tempat kotoran dengan pasir putih, lalu kamu bisa melatih kelinci untuk membuang kotorannya sendiri secara rutin. Dengan begitu, mereka akan terbiasa mengaksesnya jika ingin buang air. 5. Tempat MinumSelain tempat makan, kamu juga pelu menyiapakan tempat minum. Gunakan tempat minum berbentuk botol yang bisa kamu tempel di sisi kandang agar mereka bisa meminumnya dengan mudah, seperti di bawah L Tempat Minum Hewan Nile WaterBeli di siniPawise 30x40x20 Cm Dispenser Makanan Dan Minuman BinatangBeli di sini6. MakananKelinci adalah hewan yang bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan, dari pelet, sayuran, hingga buah-buahan. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan kandungan dari setiap makanan yang dikonsumsi. Utamakan untuk memberinya sayuran segar, seperti wortel, brokoli, sawi, lobak, selada, kangkung, bayam, dan memberikan pelet setiap harinya karena mereka membutuhkan makanan yang mengandung serat larut di dalam tubuh. Tak apa jika kamu ingin memberikannya pelet sesekali, tetapi pastikan yang berkualitas tinggi, seperti pilihan di bawah Makanan Kelinci Rasa Apel 1 KgBeli di siniVitapol 500 Gr Karmeo Makanan Kelinci PremiumBeli di sini7. Mainan KelinciSiapkan beberapa jenis mainan yang bisa diletakkan di dalam kandang agar kelinci bisa tetap aktif dan terstimulasi dengan baik. Pada dasarnya, mereka adalah hewan yang suka mengunyah. Jadi, kamu bisa memberikan mainan terbaik yang terbuat dari bahan aman dan berkualitas serta bermanfaat untuk perawatan gigi kelinci, seperti yang ada di bawah Mainan Kelinci Gigit Kayu – KuningBeli di siniPawise Mainan Anjing Boneka Tali Bentuk Beruang & KelinciBeli di sini8. Waktu dan PerhatianTidak hanya persiapan dari segi material, kamu juga perlu mempersiapkan diri sebelum merawat kelinci. Pastikan kamu selalu meluangkan waktu dan perhatian buat mengajak mereka bermain di luar kandang. Sama seperti hewan lainnya, kamu juga perlu memberikan suntikan vaksin agar kelinci bisa terlindungi dari virus. Selain itu, ketahuilah kalau mereka adalah hewan yang sangat sensitif terhadap suara keras, seperti kembang api, alat penyedot debu, dan sebagainya. 9. Aksesoris Perawatan KelinciPotong kuku adalah rutinitas penting yang perlu kamu lakukan. Soalnya, kuku kelinci tumbuh dengan cepat dan bisa melukai kamu jika tidak dipotong. Jadi, kamu perlu menyiapkan alat perawatannya seperti gunting Clipper Gunting Kuku Hewan Ukuran XxlBeli di siniFerplast Gunting Kuku Hewan – MerahBeli di siniItu dia beberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum merawat kelinci di rumah. Kamu bisa mendapatkan semua kebutuhan untuk merawat kelinci di atas hanya melalui potongan hingga 50% untuk pelengkapan hewan peliharaan KLIK DI belanja online ini juga menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dan peralatan elektronik dari berbagai merek terkenal milik Kawan Lama Group, seperti Pet Kingdom, ACE, Informa, Selma, dan masih banyak lagi.
Makanan untuk kelinci tak cuma wortel. Ada banyak sekali pilihan makanan kelinci alami lainnya yang bergizi dan baik untuk kesehatan kelinci kesayangan! Kelinci merupakan salah satu hewan yang lucu dan menggemaskan. Hewan ini seringkali menjadi pilihan untuk dipelihara di rumah selain kucing, burung,atau anjing. Hewan yang satu ini sangat identik dengan makanan wortel. Namun, ternyata banyak pilihan makanan lain yang tentunya bergizi dan sehat untuk kelinci, lho. Makanan ini menjadi variasi makanan untuk membuat kelinci menjadi lebih sehat. Jika kamu ingin memberikan variasi makanan untuk kelinci kesayanganmu, simak daftar makanan untuk kelinci berikut, yuk! Baca Juga Jenis-jenis Kelinci Paling Lucu yang Cocok Jadi Peliharaan Daftar Makanan untuk Kelinci Bahan-bahan makanan untuk kelinci rata-rata bisa kamu temukan di lingkungan rumah atau di pasar dengan mudah. Selain menyehatkan, daftar makanan ini tentunya akan memberikan vitamin yang berlimpah untuk kelincimu, Toppers! 1. Daun Pepaya Sumber Gambar Wikipedia Rekomendasi makanan kelinci berikutnya adalah daun pepaya. Daun ini memiliki kandungan vitamin vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, kalori, lemak, besi, kalsium dan fosfor untuk menunjang kesehatan kelinci agar tidak terserang penyakit. 2. Daun Lobak Sumber Gambar SehatQ Daun-daunan lainnya yang bisa kamu berikan pada kelinci peliharaanmu adalah daun lobak. Daun ini memberikan perlindungan antibodi pada kelinci peliharaan kamu untuk tetap sehat dan lincah. 3. Rumput Sumber Gambar Pixabay Salah satu makanan untuk kelinci yang sangat mudah di dapatkan adalah rumput. Rumput merupakan salah satu pilihan pakan untuk kelinci yang kaya akan serat dan baik untuk menurtisi kelinci terutama kelinci yang tengah mengandung ataupun menyusui. Pilihan rumput yang baik untuk makanan kelinci antara lain jelis rumput alfafa, timothy, rumput teki, rumput gajah, ataupun rumput kering atau jerami yang banyak diperjualbelikan sebagai makanan kelinci. Namun, pastikan rumput yang Toppers berikan pada kelinci kesayangan bebas dari pestisida, ya! 4. Kangkung Sumber Gambar Liputan 6 Sayuran adalah alternatif makanan untuk kelinci yang tak kalah baik untuk gizi kelinci. Namun, tak semua sayuran bisa Toppers berikan pada kelinci peliharaan. Salah satu sayur yang disukai kelinci dan juga baik untuk nutrisinya adalah sayur Kangkung. Meskipun bergizi, pastikan Toppers selalu memberikan variasikan sayuran pada makanan kelinci untuk memastikan keseimbangan gizi dan nutrisi kelinci. 5. Seledri Sumber Gambar Pixabay Selain Kangkung, sayuran lain yang bisa Toppers kombinasikan dalam menu makan kelinci kesayangan adalah seledri. Tak hanya kaya akan vitamin, seledri juga mengandung banyak nutrisi lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan kelinci. Tekstur batang seledri yang renyah juga merupakan salah satu alasan kelinci sangat menggemari sayuran hijau satu ini. 6. Selada Sumber Gambar Pixabay Tak kalah menyegarkan dan menyehatkan dari sayur-sayuran sebelumnya, ada pula Selada yang bisa jadi pilihan untuk makanan sehat kelinci selanjutnya. Kaya akan mineral dan vitamin, selada bisa Toppers variasikan bersama seledri, kangkung, ataupun makanan kelinci lainnya untuk memperkaya asupan gizi kelinci kesayangan. 7. Buah Pepaya Sumber Gambar Pixabay Selain sayur-sayuran, buah-buahan adalah pilihan makanan untuk kelinci yang juga menyehatkan. Salah satu buah-buahan yang bisa Toppers berikan pada kelinci adalah pepaya. Kaya serat dan vitamin, buah pepaya tak cuma mudah didapatkan namun juga baik untuk pencernaan kelinci. Baca Juga Jenis-Jenis Hamster Jinak untuk Jadi Hewan Peliharaan Mau belanja cepat sampai dengan kualitas yang terjamin? Pakai Tokopedia NOW hanya di Aplikasi Tokopedia! 8. Buah Apel Sumber Gambar Pixabay Apel adalah buah-buahan lain yang juga disukai oleh kelinci. Untuk penuhi asupan vitamin kelinci, Toppers bisa tambahkan potongan buah apel baik apel hijau ataupun apel merah pada menu makanan kelinci. Namun, pastikan apel yang Toppers berikan dalam keadaan segar dan bebas dari pestisida agar kelinci justru tidak terjangkit gangguan kesehatan. 9. Tomat Sumber Gambar Pixabay Tomat adalah makanan yang kaya akan vitamin dan juga antioksidan yang tak cuma baik untuk menjaga kesehatan dan daya tahan kelinci, tapi juga bisa membantu tumbuh kembang kelinci yang masih anak-anak. Jadi, untuk kelinci kamu yang masih kecil, tak ada salahnya tambahkan sebuah tomat dalam menu makan kelinci setiap harinya. 10. Kol Sumber Gambar Pixabay Alternatif makanan untuk kelinci selanjutnya yang kalah sehat dan juga digemari kelinci adalah kol, atau yang sering juga dikenal dengan nama kubis. Baik kubis hijau atau kubis ungu, kedua sayuran ini bisa Toppers jadikan variasi menu makan agar si kelinci tidak bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja. 11. Jagung dan Biji-bijian lainnya Sumber Gambar Pixabay Tak cuma sayur-sayuran dan buah-buahan, biji-bijian seperti jagung juga bisa jadi alternatif pilihan untuk makanan kelinci, lho. Selain jagung, kacang-kacangan juga bisa diberikan sebagai makanan pada kelinci. Namun, pastikan kacang-kacangan tersebut dihaluskan terlebih dahulu agar lebih mudah dimakan kelinci, ya. Kaya akan kalori dan berbagai nutrisi lainnya, pemberian pakan jenis ini haruslah Toppers batasi agar kelinci tidak menjadi obesitas. 12. Brokoli Sumber Gambar Pixabay Satu lagi makanan kaya vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kelinci adalah sayur brokoli. Tak cuma menyehatkan, brokoli sendiri termasuk salah satu pilihan sayur yang bisa Toppers jadikan menu makanan pada kelinci bersama sayur-sayuran lainnya. Serat pada brokoli ini juga bisa membantu memperlancar sistem pencernaan pada kelinci. 13. Ubi Jalar Sumber Gambar Pixabay Umbi-umbian memang salah satu pilihan makanan favorit kelinci. Selain wortel, umbi-umbian lainnya yang bisa Toppers jadikan makanan untuk kelinci kesayangan adalah Ubi Jalar. Mengandung kalori, serat tinggi, serta ragam vitamin dan mineral, makanan untuk kelinci satu ini dipercaya mampu berperan sebagai obat sembelit untuk kelinci. Selain itu, ubi jalar juga dapat membantu menyerap lemak dan kolesterol pada kelinci. Jadikanlah ubi jalar sebagai menu mingguan untuk memberikan variasi makanan pada kelinci kesayanganmu. 14. Wortel Sumber Gambar Pixabay Pilihan makanan untuk kelinci yang terakhir tentu saja wortel. Kesukaan kelinci pada makanan satu ini bukanlah mitos belaka karena kelinci memang sangat menggemari umbi-umbian satu ini. Tak hanya disukai, asupan wortel ternyata juga baik untuk kesehatan kelinci karena kandungan gizi yang dimilikinya. Baca Juga Berbagai Jenis Ayam Kate, Ayam Hias Asli Indonesia yang Cocok Jadi Peliharaan Ternyata, ada banyak ya pilihan makanan untuk kelinci yang sehat dan bergizi. Bukan hanya memperhatikan yang perlu dikonsumsi, kamu juga harus tahu bahan makanan yang harus dihindari kelinci. Demi kesehatan kelincimu, hindari untuk memberikan pakan biji buah, daun kentang, bawang-bawangan, cookies, alpukat atau yogurt, Toppers. Selain pakan, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan kelinci, mulai dari kandang kelinci, hingga obat dan vitamin kelinci semuanya ada di Tokopedia!
Bagi anda yang ingin memelihara kelinci baik hanya sekedar hobi atau untuk bisnis, sebaiknya anda terlebih dahulu memperlajari teknik perawatan yang baik untuk kelinci. Selain menyiapkan kandang, dalam budidaya kelinci peternak juga perlu memperhatikan jenis pakan yang diberikan untuk meningkatkan performa kelinci serta menekan biaya produksi yang dikeluarkan. Kesalahan pemberian pakan pada kelinci dapat menyebabkan kelinci terserang penyakit bahkan menyebabkan kematian. Pemberian pakan yang tepat pada kelinci akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kelinci, stabilitas dan kualitas kelinci. Karena itulah penting bagi peternak mengetahui jenis pakan pada kelinci dan cara pemberiannya. Pada habitat aslinya, kelinci mengonsumsi biji-bijian, rumput-rumputan, dan daun-daunan. Namun, pada jenis kelinci yang diternakkan, seluruh pakan disediakan dan dipenuhi oleh peternak. Dalam pakannya, kelinci membutuhan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Untuk memudahkan anda dalam memberikan pakan pada kelinci, berikut ini akan kami jelaskan berbagai jenis pakan kelinci terbaik dan cara pemberiannya. Baca Juga Jenis Penyakit Utama Pada Kelinci Hay Rumput dan Hay merupakan makanan pokok kelinci. Hay merupakan jenis jerami kering atau rumput yang dikeringkan sehingga tidak lagi mengandung air. Jenis rumput yang bagus dijadikan Hay berasal dari rumput alfafa atau timothy rumput gajah, daun duri, rumput lapangan, pucuk tebu, batang jagung, dan daun kacang-kacangan. Hay memiliki rasa manis sehingga banyak disukai kelinci. Di Eropa, rumput jerami Hay sering dipakai untuk pakan sapi, karena memang Hay sangat bagus digunakan sebagai pakan ternak hewan herbivora. Hay memiliki kandungan tinggi serat yang sangat baik bagi kelinci, terutama dari jenis rumput alfafa atau timothy. Hampir 80% kelinci membutuhkan pakan Hay, terlebih lagi pada kelinci betina yang sedang hamil dan menyusui. Pada kelinci yang terserang penyakit diare sangat dianjurkan untuk memberikan pakan Hay dan terlebih dahulu menghentikan pemberian pakan hijauan. Hijauan Selain Hay, pakan hijauan juga merupakan jenis pakan utama kelinci. Salah satu jenis hijauan yang sering diberikan seperti rumput lapangan, daun kacang panjang, daun lamtoro, daun duri, daun kembang sepatu, daun ubi jalar, daun pepaya, daun jakung, dan daun kacang tanah. Selain itu, berikan juga sisa-sisa limbah sayuran seperti kangkung, kol, sawi, caisim, wortel, selada dan lainnya. Berikut ini tabel jenis hijauan dan kandungan nutrisinya. Pemberian pakan hijauan dilakukan setelah sayuran dilayukan terlebih dahulu. Proses pelayuan pada rumput hijauan dilakukan untuk mengurangi kadar air. Kadar air pada sayuran dapat menyebabkan urine kelinci berbau menyengat, menyebabkan diare, kembung perut, gatal-gatal serta scabies, bahkan menyebabkan kematian akibat keracunan. Baca Juga Cara Budidaya Pembibitan Kelinci Bagi Pemula Pelet Jenis pakan kelinci yang berikutnya yaitu dengan memberikan pelet yang merupakan pakan buatan dari berbagai bahan racikan dengan kandungan gizi, nutrisi, protein dan serat yang telah disesuaikan. Pemberian pakan pelet pada kelinci hanya disarankan sebanyak 20% saja. Karena ada beberapa jenis pelet yang memiliki tekstur yang tidak sesuai dengan kondisi sistem pencernaan kelinci. Pemberian pelet yang berlebihan dapat menyebabkan kelinci mengalami diare atau dehidrasi hingga menyebabkan kematian. Biji-bijian Kelinci yang hidup dialam liar biasanya memakan biji-bijian, karena itu anda juga dapat memberikan jenis biji-bijian sebagai pakan kelinci. Jenis biji-bijian pakan kelinci seperti kedelai, kacang tanah, kacang hijau, jagung, padi, dan gandum. Pakan biji-bijan memiliki kandungan tinggi protein sehingga menjadi salah satu pakan terbaik bagi kelinci. Selain biji-bijian, anda juga dapat menggantinya dengan pakan alternatif seperti memberikan bekatul, dedak, bungkil kelapa, bungkil tahu, atau bungkil kacang tanah. Pemberian pakan jenis biji-bijian sebaiknya ditumbuk terlebih dahulu lalu berikan ke kelinci dengan takaran 150-250 gram per kelinci dalam satu hari. Baca Juga Cara Budidaya Kelinci Secara Alami Agar Sukses Konsentrat Selain bij-bijian, pemberian konsentrat pada kelinci juga berfungsi untuk meningkatkan nilai gizi dan penguat pakan. Konsetrat banyak kita jumpai dipasar yang terdiri dari beberapa jenis seperti pakan pabrikan, bekatul, bungkil kelapa, ampas tahu, ampas tapioca, atau bungkil kacang tanah. Jika pemberian konsentrat telah mencukupi kebutuhan nilai gizi kelinci, maka pemberian pakan hijauan tidak perlukan lagi. Umbi Umbian Umbi-umbian seperti talas, ubi jalar, singkong rebus, dan lainnya dapat dijadikan sebagai salah satu pakan alternatif kelinci terbaik yang dapat dijadikan sebagai pakan tambahan. Air Susu Indukan Air susu dari indukan merupakan pakan pertama yang dibutuhkan oleh kelinci dengan kandungan nutrisi lengkap dan cocok bagi kelinci yang masih menyusu. Diketahui, air susu kelinci memiliki nutrisi yang lebih bagus dibandingkan dengan susu sapi. Air susu kelinci memiliki kandungan bahan kering 2kali lipat lebih banyak, lemak dan protein yang lebih banyak 4kali lipat, mineral lebih banyak 3kali lipat, dan 1/6 laktosa dari air susu sapi. Cara Pemberian Pakan Kelinci Salah satu penyebab stress pada kelinci yaitu pemberian pakan dan minum yang tidak tepat. Jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan kematian pada kelinci. Berikut cara pemberian pakan yang tepat pada kelinci, yaitu Baca Juga Panduan Cara Beternak Kelinci Peluang Bisnis Menjanjikan Sediakan wadah pakan dan minum khusus Agar lebih terjaga kesehatannya, sebaiknya sediakan wadah atau tempat khusus untuk makan dan minum kelinci. Pemisahan wadah pakan dilakukan agar makanan tidak tercecer di kandang yang dapat menjadi penyebab perkembangbiakan bakteri penyebab penyakit pada kelinci. Atur jadwal makan dan minum Kelinci merupakan hewan nokturnal yang lebih banyak beraktivitas di malam hari. Karena itulah, kita harus memberikan pakan dengan porsi lebih besar di malam hari. Beri pakan 2-3 kali dalam semalam. Jangan beri makan sekaligus banyak, karena kelinci cenderung makan sedikit demi sedikit namun sering. Kebanyakan peternak tidak mengetahui hal ini dan cenderung memberikan pakan sekaligus banyak pada pagi dan siang hari, namuan tidak memberikan pakan di malam hari. Hal ini sering menjadi penyebab kelinci mati akibat kembung perut karena kebanyakan minum dan menggigit kayu kandang akibat kelaparan dimalam hari. Demikian artikel pembahasan tentang Jenis Pakan Kelinci Terbaik dan Cara Pemberiannya semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa
jenis kandang yang paling cocok untuk kelinci kesayangan adalah